Injeksi Vitamin C, Perangi Kanker Hingga Prematur Aging?

Secara medis, injeksi vitamin C dilakukan untuk berbagai indikasi tergantung dosisnya. Ada yang digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka bakar bahkan terapi kanker. Penggunaan di bidang estetika mungkin berkaitan dengan efeknya sebagai antioksidan sehingga mencegah proses-proses kerusakan karena radikal bebas.
Secara umum injeksi vitamin C aman dan bermanfaat bagi tubuh apabila:
1. Dilakukan oleh personel yang kompeten seperti dokter atau suster untuk mencegah timbulnya malpraktek, hal ini yang biasanya agak meragukan untuk dilakukan di salon karena biasanya yang melakukan penyuntikan bukan orang yang kompeten (atau mungkin hanya sekedar tahu, atau pernah diajari). Karena itu akan lebih aman apabila dilakukan di klinik kecantikan yang biasanya ditangani oleh perawat.
2. Efek samping mungkin saja dapat timbul, diantaranya berkaitan dengan proses menyuntik (apabila tidak dilakukan secara benar oleh personel yang kompeten), rasa pusing apabila injeksi dilakukan sekaligus (bukan melalui infus), dan kemungkinan adanya interaksi obat apabila sedang dalam pengobatan yang menggunakan misalnya, Aspirin (meningkatkan efek kerja serta efek samping dr aspirin).
3. Untuk keamanan, vitamin C memiliki rentang keamanan yang cukup besar dan karena vitamin C merupakan vitamin larut air yang dengan cepat akan dikeluarkan dari tubuh melalui urin.
Cerita dibalik maraknya suplemen vitamin megadosis mengingatkan kita pada Linus Pauling, Ph.D., peraih dua penghargaan Nobel untuk kimia (1954) dan perdamaian (1962) yang memomulerkan temuannya.
Dikatakan, Vitamin C dosis tinggi dapat mencegah selesma dan flu hingga 45%, mencegah serta menyembuhkan 75% dari semua kanker, dan memperpanjang masa hidup penderita kanker hingga 4 - 5 kali lebih lama (dibandingkan dengan yang tidak mendapat terapi vitamin C tersebut).
Secara umum, Pauling mengklaim bahwa konsumsi vitamin(-vitamin) dalam megadosis dapat “memperbaiki kesehatan, meningkatkan kenikmatan hidup dan membantu mengendalikan penyakit jantung, kanker, dan penyakit lain serta memperlambat proses penuaan”.
Merasa pernah mendengar bunyi klaim tersebut dari produsen suplemen dan menjadi tertarik mengonsumsi produknya? SELAMAT! Anda sudah terjebak dalam quackery! Terjemah bebas quackery dalam bahasa Indonesia adalah usaha apapun yang melibatkan promosi suatu produk atau sistem kesehatan secara berlebihan
Namun klaim Pauling mengenai terapi megadosis vitamin C untuk penderita kanker diuji dan dikaji ulang oleh MayoClinic sebanyak 3 kali dengan hasil:
TIDAK ADA keuntungan yang konsisten dari vitamin C yang diberikan pada penderita kanker stadium lanjut. Bahkan, vitamin C dosis tinggi dapat memberikan dampak yang berlawanan.
Dosis oral (diminum) yang tinggi dapat menyebabkan diare. Sedangkan dosis tinggi yang diberikan lewat infus (intravenous) menyebabkan gagal ginjal akibat penyumbatan oleh kristal oksalat.
Walaupun fakta ini sudah gamblang dinyatakan, mengapa masih banyak orang yang ‘bersaksi’ bahwa vitamin C dosis tinggi berguna dan banyak membantu? Vitamin C memberikan efek antihistamin. Sedangkan histamin dalam konsentrasi berbeda-beda- hampir selalu dilepas dalam saluran pernafasan sebagai reaksi serupa-alergi terhadap selesma. Sehingga yang dirasakan oleh penderita selesma (atau flu) adalah perbaikan yang ‘palsu’.
Rekomendasi penggunaan vitamin dalam megadosis oleh Pauling bisa jadi ‘menyemangati’ para produsen suplemen (atau mereka biasa bilang ‘makanan kesehatan’ a.k.a. health foods) untuk membanjiri pasar dunia dengan produk mereka.
Tuduhan ‘main mata’ antara Pauling dan industri vitamin bukan omong kosong, sebab donor utama Linus Pauling Institute of Medicine adalah Hoffmann-La Roche, perusahaan farmasi besar yang memproduksi mayoritas vitamin C yang beredar di dunia pada saat itu (sekitar tahun 1973).
Pada tahun 1994, Arthur Robinson (kolega Linus Pauling dalam penelitian) membuat rangkuman hasil penelitian yang menyebabkannya dipecat dari Linus Pauling Institute of Medicine: Vitamin C dosis 1 - 5 gram per hari meningkatkan laju pertumbuhan kanker pada manusia. Namun pertumbuhan kanker terhambat pada dosis 100 gram per hari, mendekati dosis mematikan.
Masih berpikir bahwa semakin besar dosis vitamin maka akan semakin besar manfaatnya? Jawabannya tidak. Save your money. Think smart, act wise, live healthy. Jangan terjebak pada klaim indah suplemen.
Suntikan vitamin C plus tathion maupun suntik placenta dan oxydermal efektif mencerahkan kulit jika dilakukan secara rutin dan teratur. Efek kulit cerah dan bercahaya, dapat terlihat hasilnya selama lima kali penyuntikan, dan dilakukan sekali dalam seminggu.
Jika diteruskan dengan 10 kali penyuntikan, kulit lebih cerah asal diiringi cream pemutih.
Efek sampingnya tidak ada, karena tathion ini membuat lever dan ginjal kuat. Sedangkan vitamin C baik untuk metabolisme tubuh. Kalau metabolisme dan organ tubuh baik dengan sendirinya kulit juga bagus. Suntik vitamin C plus tathion berefek lebih bagus pada kulit apalagi dikombinasikan dengan oxydermal. Tathion juga biasa diberikan dalam bentuk tablet yang diminum setiap hari selama mengikuti program pemutihan kulit. Konsumsi tablet tersebut untuk pemeliharaan dari efek suntikan agar tetap bertahan.
Tationil adalah antioksidan sejenis molekul protein (amino acid) yang berguna sebagai antioksidan bagi tubuh, memperkuat system imun dan detox. yang dapat memberikan efek kulit menjadi lembut dan halus, secara tidak langsung juga memberikan pencerahan. Salah satu antioksidan utama yang paling banyak terdapat pada organ hati
Keuntungan :
1) Dapat mengeliminasi campuran beracun dalam hati (seperti paracetamol)membentuk dan merekonstruksi kembali vitamin C dan E yang sedang dioksidasikan dalam tubuh
2) Memerangi kanker, penyakit jantung, premature aging (kerutan), dan penyakit kronis
3) Jika di kombinasikan dengan injeksi vit C dapat membantu tingkatkan kualitas system imun, mengurangi kelelahan, meremajakan dan menyehatkan kulit
Vitamin C berjasa bagi kulit lewat dua cara utama, bertindak sebagai antioksidan, yang memulihkan kerusakan kulit akibat radikal bebas, dan membantu pembentukan kolagen.
Sebagai antioksidan, vitamin C membentuk dan memperbaiki jaringan yang dirusak oksidan, zat beracun penyerang sel organ tubuh kita. Oksidan ini didapat dari sisa pengolahan tubuh terhadap makanan, zat pencemar dari udara, air, dan stres. Ia sebenarnya molekul oksigen dengan atom di orbit terluar yang punya elektron tak berpasangan.
Merujuk pengalaman dr. Rosa dari Klinik Prorevital, Jakarta, pasiennya, yang kebanyakan wanita 20 - 40 tahun, merasa perlu suntik vitamin C karena bermasalah dengan maag (tukak lambung) bila mereka mengonsumsi vitamin langsung dan mulut. Kelompok lainnya ingin lebih bugar secara instan dalam persiapan pernikahan, persiapan perjalanan ke luar negeri atau pergi haji, atau sedang menyelesaikan proyek besar.
Kecukupan vitamin C membantu pembentukan kolagen, sebentuk protein, senyawa berisi asam amino mirip lem pengikat sel. “Zat perekat” ini menjadi bagian susunan utama jaringan penghubung seperti kulit, tulang, dan ikatan sendi tulang. Kolagen menjaga kekenyalan dan kelenturan kulit dengan bantuan vitamin C untuk hydroxylation, proses yang memungkinkan molekul mencapai bentuk terbaik. Vitamin C juga mencegah kolagen lemah dan rentan rusak.
Keuntungan :
1) Bertujuan memproduksi collagen yang mana jaringan ikat dari kulit, tulang ikatan sendi, otot dan organ organ tubuh.
2) Menindas formasi “Melanin” yang diproduksi pada area yang terkena UVA/UVB
3) Mengurangi kerutan sebab dari produksi collagen yang mana penting bagi kulit dalam membuat kulit menjadi kenyal dan sehat.
4) Mengurangi jerawat dan mengecilkan pori pori, melembutkan texture kulit.
Placenta
Kandungan nutrisinya yang tinggi membuat plasenta menjadi suatu bahan primadona. Plasenta dalam bentuk ekstraksnya berfungsi untuk membantu meningkatkan kemampuan kulit menyerap oksigen, menstimulir metabolisme sel dan meningkatkan reproduksi sel. Bahkan dalam suatu literature, dikatakan plasenta memiliki sifat immunostimulator.
Masih terjadi perdebatan terhadap klaim produk yang mengandung plasenta, bahwa belum ada bukti jika plasenta ekstrak mampu mencegah kerusakan yang diakibatkan oleh sinar UV, melindungi polusi, melawan infeksi. Karenanya tanpa dokumentasi yang valid, FDA mengarahkan untuk menghentikan klaim bahwa plasenta mengandung sejumlah hormon penting termasuk estrogen dan progesterone serta memiliki sifat anti aging.
oxydermal
digunakan sebagai oksigenisasi terhadap jaringan tubuh yang salah satunya kulit, sehingga peningkatan oksigen ini memberikan nutrisi dan pembentukan kembali sel-sel yang rusak. pada kulit ini juga dapat memberikan efek kulit menjadi lebih putih. efek putih oxydermal lebih baik dari pada vit c dan tationil.
Injeksi Vitamin C Bikin Awet Muda?
Sejak 1940-an suntik vitamin C intravena ( kepembuluh darah lengan) biasa dilakukan untuk mempercepat pemulihan pasien pra dan pascabedah. Akhir-akhir ini, malah bisa dipercaya meremajakan dan memutihkan kulit, bikin awet muda. Benarkah?
Bicara Vitamin C, perhatian kita biasanya langsung pada sariawan,salah satu penyakit yang sering dikait-kaitkan dengan kekurangan vitamin ini adalah sariawan.Namun perkembangan lebih maju sudah mengarah pada fungsinya sebagai salah satu bahan antioksidan yang bisa mencegah dampak buruk ulah radikal bebas.
Kini juga disebut-sebut bahwa Vit C baik pula untuk memelihara kesehatan kulit. Wujudnya pun macam-macam. Ada yang berupa serum yang bisa dioles langsung kekulit. Bahkan, yang belakangan lagi mode, ada vitamin C dalam wujud cairan yang disuntikkan kedalam pembuluh darah lengan.
Suntik vitamin C dianggap lebih efektif dalam mencapai sasaran, karena langsung ke pembuluh darah. Kemungkinan” hilang” dalam metabolisme pun bisa dikurangi.Jasa asam askorbat yang terkandung dalam Vit C memang besar bagi tubuh dan kulit. Namun, ia juga mudah hilang dalam proses metabolisme bila dikonsumsi lewat mulut. Hal tersebut menjadi salah satu pendorong gagasan dan minat memperoleh asupan Vit C lewat cara yang lebih praktis
Bagaimana pemakaiannya?
Untuk menyuntikkan Vit C ini, dosis yang dipilih umumnya 1g sekali suntik dengan frekuensi 1- 2 kali perminggu. Dalam 4 minggu biasanya perubahan sudah terlihat. Selanjutnya, suntikan dilakukan sebulan sekali. Hasil penelitian menunjukkan, Vit C dengan kisaran dosis1-2 g/hari bagi orang dewasa sudah membantu menurunkan kerja bakteri.
Reaksi alergi bisa terjadi jika cara penyuntikan salah atau jarum suntik tidak steril. Untuk itu, suntik Vit C harus dilakukan oleh dokter atau para medis ahli. Hasil pada tiap orang berbeda. Itupun tidak didapat secara instant, serta harus dilakukan teratur dan terus menerus kalau khasiatnya ingin tetap terjaga.
Bikin cerah, bukan putih
Benarkah suntik ke pembuluh darah lengan membuat kulit lebih putih dan tampak awet muda? Kembali kepada fungsinya sebagai antioksidan yaitu menghambat proses penuaan dini dan menghaluskan kerut. Membuat kulit lebih bersih dan cerah karena menghambat kerja enzim tirosinase yang bertugas membantu pembentukkan pigmen. Pembentukkan pigmen tetap terjadi, tapi warnanya lebih pucat, jadi kulit terlihat putih dan bersih.
Jadi, ketika Vit C diberikan memadai pada sel kulit. ada kesempatan baik mengurangi kerutan dan meningkatkan kehalusan permukaan kulit hingga bisa meremajakan kulit. Inilah yang dimaksudkan sebagai awet muda dengan kulit lebih “putih”.
Produk injeksi Vit C yang sisarankan :
1.Bayer - Vitamin C colagen Premium ( 6 amps per box )
2. Rodotex - Vit C 1000mg + 375mg collagen
3. Heel - Vitamin C 1000mg + colagen premium ( 10 amps per box )
Note :
Untuk membuat kulit lebih putih dan cerah , kombinasikan injeksi Vit C dosis tinggi dengan Produk injeksi :
* Tationil 600mg vial gold ( Roche -italy milano ) , tationil ini mengandung anti oksidan dan berfaedah untuk memutihkan kulit!
* MJ white : 10 ampouls per box: manfaat membuat kulitputih dan tampak muda.
* Oxidermal : membantu membuat kulit bening dan bercahaya , biasanya dicampur dengan taionil ataupun produk CHeero whitening vit C + Cheero livecell
Injeksi Vit C ini harus dilakukan dengan bantuan paramedis ( dokter atau suster di klinik terdekat ) Dianjurkan untuk rajin mengkomsumsi air putih sebanyak-banyaknya , untuk mendapatkan hasil yang maksimal!! ( minimal 8 gelas per hari ! 

Sumber :  http://blogjemi.blogspot.com/2009/02/injeksi-vitamin-c-perangi-kanker-hingga.html